-->

Ulasan Film The Violence Action

Matikan adblok untuk lewati link!

 


“Terima kasih sudah menunggu. Saya Kei, dari Jasa Kiriman Kilat Gadis Alami,” ujar Kikuno Kei saat hendak melumpuhkan targetnya di sebuah hotel.

Setelah sebelumnya pernah berperan dalam film laga bertemakan yakuza yang berjudul Sailor Suit and Machine Gun, kali ini mantan anggota Rev. From DVL, Hashimoto Kanna ini kembali membintangi film bertema yakuza. Baru-baru ini film layar lebar yang dibintangi oleh aktris Hashimoto Kanna yang berjudul The Violence Action baru saja rilis. Film ini merupakan film yang diadaptasi dari serial manga karya Sawada dan Renji Asa, serta disutradarai oleh Toichiro Ruto.

Selain dibintaingi oleh Hashimoto Kanna, film layar lebar ini juga dibintangi oleh Fumika Baba, Shunsuke Daito, Kenta Izuka, Win Morisaki, Takashi Okamura, Yuri Ota, Jiro Sato, Yu Shirota, Yosuke Sugino, Oji Suzuka, and Katsunori Takahashi.

 


IKHTISAR

Kikuno Kei adalah mahasiswa yang sedang mempelajari teknik pembukuan. Uniknya, dengan pembawaaan yang imut, dan ceria, serta tubuh yang mungil, Kei melakukan pekerjaan paruh waktu sebagai pembunuh bayaran. Hingga suatu ketika dia menerima pekerjaan dari kelompok yakuza bernama Denma-gumi yang menyeretnya kedalam permasalahan pelik penuh pertumpahan darah.

ULASAN 

Pengembangan karakter dalam film ini cukup bagus, karena alur cerita dikembangkan secara bertahap dan tidak terburu-buru. Akan tetapi karakter antagonis dalam film ini memiliki hawa kehadiran yang cenderung kurang menonjol, dan sekalinya mendapat bagian yang menonjol di bagian-bagian adegan konyol dan jenaka misalanya saja pada bagian adegan yang dilakuan oleh Jiro Sato.

Untuk kualitas gambar CGI-nya sendiri tidak perlu ditanya, karena memang terlihat agak lucu khususnya di bagian adegan loncat, memukul, dan mengelak. Dan ini memperkuat citra konyol Hashimoto Kanna, seperti dalam film-film yang dia bintangi sebelumnya.